Budaya Indonesia adalah Budaya Dunia

Posted: 21/04/2012 in Tugas

Sejak zaman dulu, Indonesia terkenal sebagai wilayah dengan keberagaman. Beragam etnis, beragam bahasa, dan beragam pula budayanya. Bayangkan saja, jumlah etnis di negara ini lebih dari 200 suku bangsa. Jika suatu etnis punya satu budaya saja, maka jumlahnya juga lebih dari 200 ragam budaya. Maka tak salah jika jargon “Budaya Indonesia adalah Budaya Dunia” bagi negeri kita.

Keberadaan berbagai etnis yang melebur selama beratus-ratus tahun menghasilkan tambahan ragam budaya, yang sering kali unik, eksotik, dan memikat. Budaya tersebut terdiri dari seni kata dan sastra, musik, pakaian, tari, lukis, pahat, dan sebagainya.

Diakui Dunia

Setiap bergeser saja di wilayah Indonesia, kita akan menemukan budaya yang berbeda. Misalnya Aceh memiliki budaya yang sangat berbeda dengan budaya tetangganya, Sumatra Utara. Bergeser lagi sedikit, kita akan menemukan budaya yang unik di Riau dan Sumatra Barat. Terus bergeser akan terus pula menemukan budaya yang berbeda sampai di ujung Papua. Jika di hitung-hitung, tangan kanan dan kiri plus jari kanan dan kiri tidak akan mampu mengkalkulasi budaya Nusantara.

Fakta itu juga diakui oleh dunia Internasional. Sejumlah budaya asli Indonesia mendapat status sebagi warisan dunia yang harus dilestarikan. Lembaga PBB, yaitu Unesco, mencatat beberapa warisan budaya sebagai budaya asli Indonesia, seperti wayang, angklung, dan seni batik. Senjata karya agung para empu “jaman baheula”, yaitu keris, juga di akui oleh lembaga PBB tersebut. Beberapa budaya lainnya seperti kebaya, kain tenun, dan sejumlah tarian juga siap-siap dicatat oleh Unesco.

Pengakuan oleh Bangsa Sendiri

Pengakuan itu sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya tersebut. Namun, lebih penting lagi pengakuan dari masyarakat kita sendiri. Misalnya, batik. Orang Indonesia sendiri harus sering menggunakan batikagar tetap lestari. Atau, musik angklung. Memang benar sudah diakui oleh dunia, tetapi keberadaannya akan cepat punah jika orang Indonesia tidak mau memainkan angklung.

Selain untuk menjaga kelestarian, pengakuan oleh bangsa sendiri juga bisa menjadi sebuah penghargaan terhadap budaya. Sudah sering terjadi, budaya bangsa ini malah dihormati dan di pakai justru oleh bangsa lain. Malaysia berulang kali menggunakan dan bahkan mengklaim sebagai pemilik budaya-budaya asli Indonesia, seperti angklungtarian pendet, dan sebuah lagu daerah.

Asal Muasal Budaya Dunia

Sejumlah profesor dari kampus terkmuka di Brazil, Inggris, dan Amerika, meyakini bahwa Indonesia merupakan asal muasal peradaban manusia. Artinya, tanah nusantara ini merupakan tempat lahirnyaberbagai budaya bernilai tinggi, yang kemudian menyebar ke seantero dunia. Kajian tentang asal muasal peradaban ini, sekarang sedang menjadi pembicaraan hangat di kalangan ilmuan dunia.

Kajian para ilmuan tersebut sejalan dengan fakta di lapangan. Di sejumlah lokasi ditemukan peninggalan bersejarah ribuan, bahkanjutaan tahun lalu, seperti rangka manusia purba. Keberadaan candi, batu tulis, arca, dan sisa-sisa peninggalan lainnya, juga turut menguatkan dugaan bahwa Indonesia merupakan asal muasal peradaban dan budaya dunia. Namun, tentu saja, segala macam dugaan tersebut harus dibuktikan lebih lanjut.

resensi aneahira.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s